Boston Marathon Berlangsung dengan Sedikit Peserta, Panpel Perbanyak Masker
by - October 08, 2021

Sebanyak empat race World Marathon Majors harus dibatalkan pada 2020 karena pandemi Covid-19. Satu di antaranya yakni Boston Marathon. Tahun ini, panpel Boston Marathon bakal kembali menyambu peserta dengan jumlah yang lebih sedikit ketimbang biasanya.

Di antara beberapa logistik yang bakal disiapkan. Panpel bakal memperbanyak pembagian masker kepada para pesera Boston Marathon 2021. Selain tentunya, medali, air, dan pisang yang bakal dibagian para sukarelawan sesaat setelah runners melewati garis finis.

Setidaknya, panpel sudah memesan 200 ribu masker buat staf, sukarelawan dan runners untuk dibagikan ketika mereka turun  dari bus di Hopkinton dan berangkat ke Copley Square. Itu merupakan salah satu perubahan yang bakal tersaji pada edisi kali ini.

Berdamai dengan pandemi. Itu menjadi semangat bagi penyelenggara event olahraga di seluruh dunia. Upaya preventif tetap dijalankan meski vaksin sudah digalakkan.

“Sementara jalanan tetap sama, tetapi banyak hal akan berbeda,” ucap Presiden Asosiasi Atletik Boston Tom Grilk dilansir ESPN. Perubahan terbesar yakni menurunnya jumlah peserta hingga sepertiga dari jumlah biasanya. Yakni diperkirakan sekitar 18.252 orang peserta. Hopkinton yang biasa menjadi arena pemanasan para peserta dan mengambil logistik selesai finis tidak akan seramai biasanya.

Salah sau Direktur medis event Pierre d’Homecourt menyakini bakal banyak ruang di area start dan sepanjang rute. “Race kali ini bakal lebih aman buat peserta, karena akan banyak ruang untuk membuat penjarakkan sosial,” paparnya.

Edisi ke-125 Boston Marathon sejatinya berlangsung April 2020. Tetapi, pandemi Covid-19 mengubah semua rencana. Bahkan, kejadian ini merupakan kali pertama sejak 1897, Boston Marathon gagal digelar.

Protokol kesehatan menjadi hal penting pada penyelenggaraan kali ini. Penggunaan masker menjadi hal wajib di dalam ruangan. Termasuk saat di bus menuju area start. Sementara itu, d’Homecourt menjelaskan sekitar 95 persen pelari sudah divaksinasi dan semua pekerja di tenda medis akan divaksinasi. (*)


COMMENTS
MOST RECENT